22 February 2015

remembering the infamous Bulletin Board :D

Inget Bulletin Board jaman FS (ye gak, FS hahaha)? Doyan ngisi? Aku sih yes ya mas :D
Hobby banget malah...hahaha
jadi ceritanya lagi random stalking blogwalking, trus nemu yang postingan macem Bulbo FS, trus pengen copas, hahaha :))


  1. Think of the last person who said I love you, do you think they meant it? yep of course! :)
  2. Would you date an 18-year-old at the age you are now? Ni nyindir apa gimanah nih bro?! :))
  3. When’s the last time you were aggravated and happy at the same time? Dalam beberapa jam barusan hehehe
  4. Would you ever smile at a stranger? Why wouldn't I? Apalagi kalo cantik kan?
  5. Is there someone mad because you’re dating/talking to the person you are? nda tau juga saya
  6. Have you heard a song that reminds you of someone today? IYA! *gak santai
  7. What exactly are you wearing right now? Kaos hijau sama celana basket biru dongker
  8. How often do you listen to music? menurut ngana?!
  9. Do you wear jeans or sweats more? Jeans!
  10. Do you think your life will change dramatically before 2013 2016? (jadi ceritanya pertanyaan lama, jd gw ganti aja tahunnya) Sepertinya akan iya :)
  11. Are you a social or an antisocial person? Ummm...more into solitary
  12. Have you ever kissed someone whose name begins with the letter ‘A’? .....
  13. What about ‘R’? .....
  14. Can you drive a stick shift? udah lama ngga nih...
  15. Do you care if people talk badly about you? Tergantung siapa sih yg ngmg...
  16. Are you going out of town soon? sepertinya...kangen juga sih kesana :)
  17. When was the last time you cried? beberapa minggu lalu
  18. Have you ever told someone you loved them? yep...belum lama ini :)
  19. If you could change your eye color, would you? pengen juga sih
  20. Is there a boy girl who you would do absolutely everything for? hmmm...
  21. Name something you dislike about the day you’re having. Ngga ada kayaknya sih...
  22. Is it cute when guys kiss you on your forehead? kalo guys sih ngga ya...gw cium balik pake kepalan tangan...kalo girl...iya
  23. Are you dating the last person you talked to? no hahaha
  24. What are you sitting on right now? kursi plastik lalolo
  25. Does anyone regularly (other than family) tell you they love you? akhir2 ini ngga hehehe #jomblo
  26. Have you ever wanted someone you couldn’t have? *keselek*
  27. Who was the last person you talked to before you went to bed last night? ibu
  28. Do you get a lot of colds? seringnya sakit perut sama pusing
  29. Where is the shirt you are wearing from? Ummm...oleh2 dari prancis dari seseorang
  30. Does anyone hate you? mungkin
  31. Do you have any empty alcohol bottles hidden somewhere in your room? ngga, lagi kere hahaha
  32. Do you like watching scary movies? ngga
  33. Do you want your tongue pierced? ngga
  34. If you had to delete one year of your life completely, which would it be? ngga pengen sih, seburuk2nya satu tahun pasti selalu ada pelajarannya
  35. Did you have a dream last night? iya mimpi absurd
  36. When was the last time you told someone you loved them? ehm ehm...januari kemarin
  37. Do you think you’ll be married in 5 years? mmmm...gatau...kayaknya sih ngga
  38. Do you think someone has feelings for you? mungkin...
  39. Do you think someone is thinking about you right now? mungkin...
  40. Did you have a good day yesterday? biasa aja sih...
  41. Think back 2 months ago; were you in a relationship? iya, sedang menuju perpisahan
  42. In the next 48 hours, will you hang out with a girl? mungkin...
  43. Has anyone told you they don’t want to ever lose you? pernah...
  44. What’s the best part about school? jaman bego
  45. Do you have any pictures on your Facebook? menurut sampeyan?
  46. Do you ever pass notes to your friends in school? y
  47. Do you replay things that have happened in your head? sering...
  48. Were you single over the last summer? ngga
  49. Is your life anything like it was two years ago? ngga
  50. What are you supposed to be doing right now? banyak...
  51. Do you hate the last guy you had a conversation with? ngga
  52. Are you nice to everyone? ngga juga sih kayaknya
  53. Have you ever liked someone you didn’t expect to? pernah! *gak santai
  54. Do you think you can last in a relationship for 6 months and not cheat? sabi sabi
  55. Are you good at hiding your feelings? kalo dinilai kayaknya gw dapet C- atau D
  56. Do you think you like someone? absolutely
  57. Have you kissed someone whose name starts with a ‘J’? .....
  58. Do you prefer to be friends with girls or boys? i prefer have both
  59. Has anyone of your friends ever seen you cry? y
  60. Do you hate anyone? mayan
  61. How’s your heart? rollercoaster
  62. Is there something that happened in your past that you hate talking about? ada
  63. Have you ever cried over a guy? iya...karena bapakku :))
  64. Who is probably talking a load of crap about you right now? gatau deh
  65. Are your toenails painted pink? pengen sih sekalian pake maskara
  66. Will your next kiss be a mistake? I hope not :)
  67. Girls love it when boyfriends cry; correct? ada yang iya ada yg ngga...tergantung situasi
  68. Have your pants ever fallen down in public? PERNAH JIR KALO DI SPENGKI!!!
  69. Who was the last person you were on the phone with? bapak
  70. How do you look right now? biasa aja
  71. Do you have someone you can be your complete self around? belum tau
  72. Can you commit to one person? insyaallah
  73. Do you have someone of the opposite sex you can tell everything to? well, not really everything sih
  74. Have you ever felt replaced? PERNAH!
  75. Did you wake up cranky? seringnya wake up dizzy
  76. Are you a jealous person? Y!
  77. Are relationships ever worth it? Insyaallah
  78. Anyone you’re giving up on? ada
  79. Currently wanting to see anyone? seseorang yang jauh
  80. Name something you have to do tomorrow? ke MB
  81. Last person you cried in front of? Dimi!
  82. Is there someone you will never forget? y
  83. Do you think the person you have feelings for is protective of you? I hope so...
  84. If the person you wish to be with were with you, what would you be doing right now? ummm...just wanna hold her tight :)
  85. Are you over your past? insyaallah :)
  86. Have you ever liked one of your best friends of the opposite sex? y
  87. Is there anyone you can tell EVERYTHING to? kayaknya belum ada
  88. If your first true love knocked on your door with apology and presents, would you accept? yaiya, kasian masa diusir?...tapi kalo start over mah ngga kayaknya hehehe
  89. So, the last person you kissed just happens to arrive at your door at 3AM; do you let them in? Iya
  90. Have you ever liked someone who your friends hated? kayaknya pernah
  91. Will you be in a relationship in 2 months? gatau sih...kayaknya ngga
  92. Is there anyone you know with the name Michael? ada
  93. Have you ever kissed a Matthew? FAK BGT GW INGETNYA MAMAT PIT WAKAKAKAKA JIR
  94. Were you in a relationship in January? How was it going? Kemarin? itu bulan roller coaster hehehehe
  95. Were you happy with the person you liked in March? ???
  96. Don’t tell me lies, is the last person you texted attractive? ummm...yes
  97. Who do you have texts from? banyak
  98. If the person you like says they like someone else, what would you say? ya su dah
  99. Have you ever kissed someone older than you? my parents
  100. Who’s in your profile picture with you? sendirian keknya
  101. Ever kissed under fireworks? ummm.....
  102. Has anybody ever given you butterflies? yep...
Trus baru sadar...kenapa random bgt jumlahnya 102 ya...
udah gitu aja

19 February 2015

unconditional love

Unconditional love, sebelumnya, itu kata yang sangat asing di dalam kamus gw. Itu suatu hal yang 'mengerikan', mustahil buat gw. Dulu pandangan gw ketika mendengar unconditional love adalah bentuk kasih sayang yang cuma relevan dalam konteks hubungan darah/keluarga, pertemanan (mungkin?) dan relijiusitas (ini juga mungkin). Keluarga, jelas, apapun yang terjadi seburuk apapun (pada umumnya) keluarga kita akan selalu menerima itu, begitupun kita ke anggota keluarga yang lain. Agama? menurut gw mungkin, karena gw udah pernah melihat kok orang yang bener-bener cinta sama Tuhannya seburuk apapun hal yang dia alami, bahwa mencintai Tuhannya bukanlah kewajiban, tapi udah jadi kebutuhan utama buat dia. Kalo pertemanan, sejujurnya, masih setengah-setengah sih...seorang teman lama pernah memberikan label 'sinis' tentang pertemanan, dulu kata dia "tidak ada pertemanan yang abadi, yang ada hanyalah kepentingan abadi". Somehow, gw setuju dan gak setuju sama pendapat itu. Emang sih itu cara yang sinis untuk memandang sebuah pertemanan, tapi pada umumnya memang seperti itu bukan?

Lalu, unconditional love dalam konteks romantis...itu sesuatu yang gak mungkin. At least, kalopun mungkin, gw ngerasa gw gak akan bisa melakukan itu. Dan kalopun ada, dulu gw melihatnya itu sebagai sesuatu yang...hmmm...'bodoh'? Gak realistis? Misrable? Iya, kurang lebih seperti itu.

Bahasa gampangnya, cinta tak bersyarat, hahaha, dangdut ya. Kalo dalam konteks romantis, hmmm...susah sih buat gw. Sekarang pas gw nulis ini tanggal 19 Februari 2015, jam 4.50 pagi, barusan ngobrol dengan seorang teman, ngebahas masalah ini. Dan dia juga bilang dia gak percaya (paling tidak, belum percaya) tentang unconditional love dalam konteks romantis. Pada umumnya orang akan dengan mudah mengasosiasikan unconditional love ke dalam 'cinta tak berbalas' (unrequited love). Karena ketika A mencintai B, apapun keadaannya, baik itu 'dibalas' sama B ataupun tidak, A tetap mencintai B. Gampang relate ke unrequited love kan? Dan ketika kita melihat keadaan ini, mungkin kita akan dengan mudah ngecap "A bego", "A gak realistis", "A buang-buang waktu", dan semacamnya. Iya, dulu gw pun berpendapat seperti itu.

And then, THAT time capsule arrived...such an eye opener for me

Datang tulisan-tulisan yang setiap gw baca sampe sekarang pun, gw masih deg-degan bacanya.

(sedihnya) Gw baru menyadari itu sekarang, ada orang yang selalu diam-diam berharap gw selalu bahagia dengan apa yang gw lakukan, gw bahagia dengan kehidupan gw, gw bahagia bersama siapapun yg ada di samping gw. Dan kalo diinget2 lagi, emang, dengan caranya, dia make sure bahwa gw memang bahagia, dengan siapapun gw saat itu. Not in a 'direct' way of course, but in a subtle way.

Berhubung budaya di sekitar kita lewat TV dan sinetron2, udah banyak membentuk pola pikir kita terhadap 'love' itu sendiri, plis, jangan samakan hal ini dengan "belum bisa move on", itu 2 hal yang berbeda. Jangan terkontaminasi sama pengertian dangkal budaya 'pop' tentang love yang udah sering kita temui sehari-hari, itu dangkal. Unconditional love sama istilah "belum bisa move on" itu 2 hal yang berbeda, tau apa bedanya? Ikhlas. Sounds cheesy eh? I know. Tapi ya emang sesimple itu (ternyata).

Ada orang yang (mungkin) masih punya harapan akan seseorang, tapi ketika harapan itu (entah karena hal apapun) tidak bisa terpenuhi, dia bisa ikhlas, tanpa perlu mengubah atau mereduksi niat awalnya. Dalam hal ini "I just wanna see you happy", itu bener-bener yang terjadi ya sesimple itu. Apapun keadaannya, niatnya itu, itu hal yang bisa membahagiakannya, ya itulah adanya. As simple as that.

I think that is love at its purest form...In a romantic context

And it is beautiful...kadang sesuatu yang indah itu bentuknya bisa amat sangat simpel.

Mungkin emang budaya di sekitar kita yang bikin kita sulit melihat keindahan ini, cara kita melihat sesuatu mungkin emang udah terkontaminasi oleh budaya sekitar sehari-hari, yang dangkal. Sesuatu yang sangat sederhana, tapi artinya dalem. Iya gw tau, ini konsep yang gampang diucapkan, terdengar 'too good to be true', terlalu 'surgawi' (hahaha istilah apa ini), tapi pada dasarnya ini satu hal yang sangaaaat sulit untuk bener-bener dilakukan dan dipahami. Mungkin lewat waktu yang lama, mungkin lewat hard times, dan mungkin sangat menyiksa.

Ketika gw menyadari, selain keluarga gw, bahwa ada orang yang bersikap seperti ini ke gw...gw tau ini gak akan bisa diwakili sama kata-kata sih, tapi ya, gw beruntung. Memang keadaan, dan time capsule itu yang memaksa gw untuk paham ini, dan...ehm...dengan cara yang menyiksa. Dan terus terang, hal ini memaksa gw untuk mau merombak lagi pandangan dan belief gw tentang macam-macam bentuk dari love itu sendiri. Entah, mungkin ini proses pendewasaan? Mungkin ini 'modal' yang baik untuk gw ke depannya? I don't know. Tapi gw mulai belajar dan percaya tentang unconditional love.

Anyway, gw sama sekali tidak menyangka bahwa di umur 29, banyak banget hal yang terjadi yang mengubah pandangan gw tentang banyak hal. Bikin gw untuk memeriksa lagi belief system gw tentang banyak hal. Gak semuanya terjadi dengan cara yang halus sih, bahkan jujur, lebih banyak terjadi dengan cara yang sangat menyiksa hahaha. Quarter life crisis maybe? hahaha. Tapi dari sekian banyak kejadian beruntun dari tahun lalu, akhirnya gw berpendapat bahwa mungkin ini persiapan dari Tuhan buat gw untuk memasuki umur 30 dan seterusnya, supaya gw lebih matang dan dewasa.

terakhir, izinkan gw untuk mengquote sesuatu :
You teach me how to let go and love unconditionally
Lebih tepatnya, YOU teach me and carved me into what I am now, in a good way, and (once again) I thanked you for that :)



14 February 2015

Another Good Intentions

Don't let anyone, ever, ever, ever...define your own happiness Bud!

Even if it is your loved ones...

Sure, you'll be very very happy when your loved ones, or someone that really mattered to you put a big smile on their face because of you...that's just like...heaven on earth :)

Tapi sepertinya yang jauh lebih penting adalah apa niat awal lo melakukan itu Budi.

Bukankah lo selalu percaya untuk berusaha melakukan semua yang benar yg bisa lo lakukan? Sesubjektif apapun kebenaran itu menurut orang lain.

Bukankah lo selalu percaya untuk menolong orang lain sesuai kemampuan lo? Seperti yang selalu dibanggakan kedua orang tua lo akan diri lo.

Bukankah lo selalu percaya bahwa semakin banyak memberi dengan tulus apa yang lo punya, lo akan semakin bahagia? Karena lo percaya semakin kaya seseorang dia haruslah semakin banyak memberi.

Bukankah lo selalu percaya bahwa kebahagiaan itu nihil ketika lo hanya mampu merasakannya sendiri, benar-benar sendiri? Karena lo percaya mengenai "true happiness is the one that you share with other".

Bukankah lo selalu percaya bahwa good deeds leads to another good deeds? Karena semua interaksi sosial kita adalah proses kita menanam benih.

Bukankah lo selalu percaya tentang "having a good intentions for the sake of good intentions itself"? Niat baik, karena lo tau itu baik, bukan hanya sekedar menyenangkan orang lain.

Ada kalanya, gak jarang bahkan, perbuatan baik kita yang dilandasi sama niat baik, disalahartikan sama orang lain. Udah pernah kan Bud? Gak cuma sekali terjadi kan? Dan dari berbagai macam latar belakang kan gak cuma 1 orang doang? Ada kalanya perbuatan baik kita outputnya gak sesuai harapan kita, ada kalanya disalahartikan, ada kalanya dianggap menyebalkan, ada kalanya di cemooh, ada kalanya disepelekan, ada kalanya tidak dihiraukan, ada kalanya dianggap sama sekali salah...hal-hal kayak gitu emang pasti gampang banget rasanya menghancurkan kebahagiaan kita bukan? Apa lagi kalo hal-hal itu kita niatkan untuk orang tersayang kita, orang yang punya arti spesial buat kita, pasti rasanya berkali-kali lebih menyakitkan bukan?

Tapi kadang-kadang, inget juga bahwa orang yang kita anggap spesial, orang yang kita beri tempat istimewa itu, sama seperti kita, manusia. Mungkin memang dia belum mengerti, mungkin memang mereka belum paham, mungkin memang beliau sedang kalut pikirannya, dan kemungkinan lainnya...atau mungkin juga cara kita yang kurang tepat? timing kita yang kurang tepat? ah entahlah, terlalu banyak kemungkinan.

My point is, don't ever, ever, ever let anyone stop you from doing the good deeds with your good intentions.

If you feel happy, feel content when doing a good deed, then let it be! Yang terpenting adalah selalu menjaga niat, always keep the good intentions at the mountain top okay! Masalah tanggapan orang lain? Aw, come on, masa belum belajar juga Bud? People make mistakes, get over it!

"keep the good intention, keep the good intention, keep the good intention" (ulang2 mantra ini 2000x sehari), and be happy for who you are and what you believe :)







btw liat Timehop 3 tahun lalu, she said "you and your concern" hahahahaha, yep that's my nature :p

13 February 2015

Liebster Blog Award

Jadi ceritanya lagi suka kumpulin macem-macem artikel dan simpen di Pocket, trus baca-bacain lagi isi Pocket, termasuk artikel/tulisan lama yg belum sempet dibaca, dan ternyata postingan ini ada di Pocket gw. Di tag dari agustus 2013, tapi baru liat lagi, telat ya hahaha, ya gapapa, trus random pengen ikutan lagi sekaligus bayar 'hutang'.



Anyway, thanks Del udah ngetag blog gw, gw gatau blog gw masuk kategori yang mana ya? haha

Orang-orang yang mau saya tag ini adalah orang-orang yang aktif nge-blog, saya suka tulisannya, dan blog-nya patut dikunjungi. Atau orang-orang yang udah sekian lama ngga nge-blog tapi selalu saya tunggu-tunggu tulisannya (maksudnya di-tag biar nulis lagi). Orang-orang dengan selera film yang menarik dan/atau orang-orang yang saya super penasaran jawabannya apa.

Untuk Liebster Blog Award sendiri (karena males googling) ini copas aja dari blog lo Del haha

 Liebster Blog Award merupakan sebuah apresiasi untuk Blogger yang patut dilirik, yang punya follower kurang dari 200. "Liebster" sendiri berasal dari bahasa Jerman yang artinya "favorit". Jadi, terjemahan Liebster Blog Award secara harfiah adalah "penghargaan untuk blog favorit"
Yes, followers gw cuma 7 orang hahaha, tapi kayaknya sih yang baca lebih dari 7 orang yang berbeda. Sedikit 'peraturan' dari Liebster Blog Award ini :

  1. Ungkapkan rasa terima kasih pada sang pemberi nominasi Liebster Award ini, dan jangan lupa gunakan link blog orang yang bersangkutan (Fidella Anandhita Savitri, disini)
  2. Cantumkan logo Liebster Award di postingan Anda
  3. Jawab 11 pertanyaan yang diajukan oleh orang yang menominasikan blog Anda
  4. Sebelumnya, tulis 11 fakta tentang diri Anda sendiri
  5. Siapkan 11 pertanyaan baru buatan Anda sendiri
  6. Kirimkan 11 pertanyaan baru tersebut ke 11 teman blogger pilihan Anda, jangan lupa cantumkan link teman-teman blogger Anda tersebut
  7. Jangan lupa beritahu sang blogger penerima Liebster Award
  8. Terakhir, jangan lupa tulis cara ikutan Liebster Award ini di postingan Anda
#####

Oke, mari menjawab 11 pertanyaan yang udah diberikan.

1.Pertanyaan paling mendasar tapi paling esensial : kenapa suka nonton film?
Karena menurut gw film itu sesuatu yang full package. Film yang tepat bisa memanjakan mata, telinga dan emosi kita. Bisa ngasih pelajaran dan insight baik secara eksplisit maupun implisit. Pokoknya paket lengkap, tapi yaaa, tergantung filmnya, temanya apa dan dikemas secara tepat apa ngga.

2.Adegan dari film apa yang paling menguras emosi saat nonton? Entah nangis seember, ketawa sampai 6 packs, marah sampai ke ubun-ubun, takut sampai ngga bisa tidur sebulan, bikin tercekat dan breathless, atau apa pun. Dan kenapa?
Sebenernya banyak sih, dan agak lupa ya. Tapi yang sampe sekarang masih inget adalah pas pertama kali nonton I'm Here. Gak punya ekspektasi apa-apa, film pendek cuma 30 menit, gak tau itu film tentang apa, cuma download karena yang bikin Spike Jonze. Pas nonton, bener-bener terenyuh pas adegan Sheldon ngasih tangannya ke Francesca pas mereka dateng ke konser, trus tangan Francesca putus. Trus mereka pegangan tangan, sambil liat Aska Mitsumiya di panggung nyanyi There Are Many of Us. Itu...bikin nangis. Kenapa? Karena gw emang anaknya gitu sih, suka gak kuat kalo liat yang unyu-unyu gitu (alesan cetek) hahaha, gapapa, suka aja lihat pengorbanan yang dikasih Sheldon, ditambah lagi kritikan halus bahwa mereka yg robot aja bisa lebih manusiawi dari manusia, and at some point, I feel like I can relate to that scene. Dan jangan lupa atmosfir lagu There Are Many of Us. Cantik.

3.Sebut 5 quotes favorit dalam film, dan film apa aja?
Big Fish. "A man tells his stories so many times that he becomes the stories. They live on after him, and in that way he becomes immortal".

The Secret Life of Walter Mitty. "Beautiful things don't ask for attention".

Inception. "What is the most resilient parasite? Bacteria? A virus? An intestinal worm? An idea. Resilient... highly contagious. Once an idea has taken hold of the brain it's almost impossible to eradicate. An idea that is fully formed - fully understood - that sticks; right in there somewhere".

Garden State. "You know that point in your life when you realize the house you grew up in isn't really your home anymore? All of a sudden even though you have some place where you put your shit, that idea of home is gone".

I'm Here. "I had a dream last night, and in my dream you needs that leg. And Everyone in the world was trying to give you that leg, though I really want you to have mine. And in my dream...you picked my leg, and I'd be so happy. And it was the best dream on history of dreams".

4.Film apa yang paling membekas, menginspirasi, mengubah hidup, dan bikin lo ngga memandang dunia dengan sama lagi? (lebay ya? Haha. Udah, jawab aja)
Gampang, buat gw, The Secret Life of Walter Mitty. About courage and willingness to take the risks.

5.Paling suka film-film dari negara mana? Kenapa?
Gak ada yang spesifik sih, asalkan ngerasa punya 'vibe' yang pas sama film itu, pasti suka sih.

6.Apa 3 film horor paling menyeramkan yang pernah ditonton?
Ju-on. The Grudge versi Jepang aslinya. Dulu nonton di kosan lama, malem minggu sendirian, kosan gak ada orang lain, lagi hujan gede, jam 12 malem, lampu kamar sengaja gw matiin. Tapi emang Ju-on bangke banget sih setannya. Apalagi yang mulutnya hancur trus ngerangkak turun tangga.

4bia. Adegan di pesawat tuh paling bangke lah. Nyebelin abis. Nonton siang-siang bolong aja nakutin banget.

Jelangkung. Iya, menurut gw ini film horor lokal paling serem, waktu horor lokal belom terkontaminasi oleh 'ramuan' Punjabi bersaudara yang sangat seksis dan mengumbar wanita seksi. Adegan suster ngesot dan jelangkung nempel di pojok lumayan bikin kebayang hampir sebulan lebih. Dan waktu itu gw nonton ini di studio cuma ada 4 orang plis.

7.Bayangkan lo dapet tugas ekspedisi ke luar angkasa selama 100 tahun dan cuma boleh pilih 1 film untuk menemani hari-hari lo selama di sana. Film apa yang bakal lo pilih? Apa alasannya?
Hmmm...sampe sekarang sih kayaknya The Secret Life of Walter Mitty. Karena menurut gw film itu sangat tonton-lagi-able (istilah apa ini haha). Selalu ada hal baru ketika nonton film itu.

8.Apa film guilty pleasure lo?
Transformers. Walopun banyak yang bilang jelek, gw murahan banget lah kalo udah nonton robot. Dan menurut gw desain robot di Transformers itu keren-keren. Boys will always be Boys, no?

9.Sebut 3 film masa kecil paling favorit?
Saint Seiya, Doraemon, Dragon Ball, hahaha. Fil-film RCTI di minggu pagi semua.

10.Lebih suka merhatiin scoring dalam film atau dialog tokohnya?
Hmmm, I see both the score and the dialogue (or the scene itself) as a whole package. Sejujurnya, gak pernah 'memisahkan' keduanya sih, gw selalu melihat semua aspek dalam setiap scene sebagai satu kesatuan. Bahkan tanpa score pun, suatu scene bisa sangat kuat, contohnya di No Country For Old Men, gak ada backsound lagu sama sekali sepanjang film, dan itu salah satu kekuatan filmnya. Atau macem di Batman : Dark Knight, di beberapa adegan Joker cuma diiringi sama suara cello yang 1 not tapi di bend terus semakin tinggi secara bertahap, itu bikin atmosfer semacem ngilu dan merinding. Jadi yaaa, gw lebih perhatikan bagaimana film itu disajikan sih, bukan hanya 'bumbu'nya aja.

11.Yang paling gampang dan 'standar' deh: apa genre film favorit?
Gampang sih, drama! Ha! Tapi bukan sekedar drama menye-menye, tapi yaaa yg lebih penting sih film yang punya 'depth', ada kedalamannya, terutama insightnya.

#####

11 fakta tentang diri gw :

1.Penggemar angka 5 dan kelipatannya. Mungkin karena gw lahir tangga 25 dan kalo di akar sama dengan 5 hahaha, alesan apa itu.

2.Beberapa luka/bekas luka di tubuh : di perut ada bekas luka bekas operasi. Di lutut kiri bagian dalam ada luka robek karena jatoh, dan robek sampe keliatan tulangnya waktu itu, segitu dalemnya. Di paha kiri ada luka robek juga, merosot jatuh waktu kecil lagi main manjat-manjat gundukan tanah yg tinggi, dulu robeknya panjang, hampir se paha kiri. Dan luka bekas patah di hidung, bolong, jatuh kena besi pinggiran pot.

3.In a constant love/hate thought about being a Cancer, hahaha. Suka sebel sendiri ketika lagi gabisa kontrol perasaan atau ngerasa insecure berlebihan. Tapi bersyukur juga karena (ngerasa punya) sifat compassionate, loving, nurturing. Seneng dan sebel karena sifat waspada, seneng dan sebel karena (ngerasa punya) intuisi yang kuat, seneng dan sebel karena kadang suka terlalu peka sama perubahan yg kecil sekalipun dari lingkungan sekitar.

4.Gasuka jadi mediocre. Pilihannya 100% atau 0%, no in between (walopun kayaknya cukup sering in between sih). Tapi lagi belajar untuk berdamai dan kompromi sama diri sendiri mengenai hal itu, karena gak semua hal ternyata bisa langsung dijalanin 100%. Dan lagi belajar ngerti bahwa gak 100% bukan berarti gak peduli/gak niat.

5.Orang yang sarkas. Apalagi kalo udah merasa dipojokkan.

6.Waktu kecil pengen jadi masinis. Gedean dikit, pengen jadi insinyur. Sekarang, setelah mengalami banyak hal, sepertinya gw memutuskan untuk mendedikasikan diri untuk jadi (some kind of) edukator, bukan karena ngerasa pinter, tapi lebih karena di masa lalu gw banyak membuat keputusan bodoh/ceroboh, dan gw gak pengen orang lain (terutama orang-orang yg berarti buat gw) melakukan kesalahan yg sama kayak yg pernah gw lakukan. Bentuknya seperti apa, belum ada bayangan yg terlalu spesifik.

7.Dari kecil sukanya mainan yg sifatnya dirakit, dibangun, disusun, bukan mainan yang udah 'jadi' kayak mobil2an. Karena gw ngerasanya mainan yang udah 'jadi'  kurang bisa mengakomodir imajinasi gw. Karena gw menikmati proses membuat-sesuatu, menikmati momen anjir-susah-banget-tapi-gw-harus-bisa, sampe akhirnya jadi, nah bentuk jadinya buatan tangan sendiri itu bisa jadi semacam 'piala' buat gw.

8.Pernah dilihat warna aura (entah bener apa ngga), yaitu putih (melambangkan ketulusan/kesucian niat dan kebaikan), ungu (kepemimpinan dan inspirasi), dan merah (semangat sekaligus amarah, some kind of burning desire kali ya)...ya katanya sih waktu itu definisinya gitu.

9.Punya semacam 'penjaga', beberapa yang bisa 'melihat' ada yang bilang sosoknya ular, ada yang bilang kakek-kakek. Beberapa tahun terakhir baru tahu kalo ini 'titipan' dari nenek moyang saya, yang ternyata makamnya sekarang dikeramatkan karena beliau adalah semacam tokoh masyarakat. Dan karena ada 'penjaga' inilah gw (katanya sih) termasuk orang yang kuat jiwanya, gak gampang untuk 'dimasukin' atau diganggu. Walopun gw juga takut sih sama makhluk halus haha.

10. Hate superficial shit.

11.I'm a nerd in everything I love, ha!

#####

Pertanyaan baru buat yang gw tag...hmmm bingung juga ya...ini deh :
1.Suka film genre apa?
2.Suatu film akan 'nyangkut' di diri lo kalo film itu.... (isi titik2)
3.5 Quotes favorit dalam film yang pernah ditonton?
4.Film apa yang paling bikin merasa relate-to? dan kenapa?
5.Paling gasuka film seperti apa?
6.Apa film Indonesia favorit?
7.3 lagu soundtrack terfavorit? dan kenapa?
8.3 film favorit, regardless of Oscar, Cannes or whatever?
9.Film apa yang paling membekas, menginspirasi, mengubah hidup, dan bikin lo ngga memandang dunia dengan sama lagi?
10.Film yang paling banyak kenangannya, kenapa?
11.Film terjelek yang pernah ditonton?

#####

Hmmm...kemudian tag ke blog siapa ya...bingung -___- ini aja deh ;
1.www.fidellaanandhita.blogspot.com (dibalikin hahaha)
2.http://twistmefun.tumblr.com/
3.http://anakmercon.tumblr.com/
4.http://els-bandaddict.blogspot.com/
5.http://thebirdandtheworms.blogspot.com/
6.http://tomtalksquint.tumblr.com/
7.http://boiledover.tumblr.com/
8.http://squarepantsbuzz.blogspot.com/
9.http://achakacha.blogspot.com/
10.http://parapapillon.tumblr.com/
11.http://shntshnt.blogspot.com/

#####

hahaha, lama juga yah bikin postingan ini, mana ditag agustus 2013 baru dibikin sekarang hahaha :))

09 February 2015

Slight Pain

Selera itu memang relatif, tapi ada alasan kenapa lagu ini sampai di upload, saya sulit menemukannya dimanapun. Bagi saya, lagu yang termasuk 'cinta-pada-pendengaran-pertama' jumlahnya sepertinya belum sampai 20 lagu. Yang saya maksud, yang segitu cintanya sampai telinga sakit mendengarkannya karena terlalu banyak diulang. Lagu ini salah satunya. Bagi saya, lagu ini sangat...indah :')
Sengaja saya upload supaya beberapa kawan bisa mendengarkannya, dan mungkin saja seperti saya, langsung jatuh cinta kepadanya.
Devon Williams - Slight Pain
If I have to wait to tell you how with all our love to protect,
I would use a start again to show you all I never meant.
If you want to shut a door, but hoping it wouldn't come to this.
Move together, I'm your heel. Careful now, it's closing in.
But I couldn't show.

Ooh, a slight pain. 
Ooh, in your time.
And we begin by ripping in half.
My love, we're bound to keep hoping.

There's a way that I want, we could evolve the love that we have.
Where does time go if we spend it alone?
See the way we build up walls, how can you ever know until it's done?
Whether or not, I know that you'll see a difference.

Time is open.
A sacrifice under the sands.
And if you need to have a look, it's in your heart I know it is.
Drop what you're doing. It's me again. Our love never ends.
ah...
omong-omong, saya ingin tahu interpretasi lagu ini menurut kalian :)

ps : sebelumnya diupload ke soundcloud, dalam waktu tidak sampai 15 menit, postingan tersebut dihapus karena masalah copyright, jadi saya pindah ke gdrive

06 February 2015

No More Bad Days (?)


Saat ini lagi bayangin kalo suara gw bagus, jago main gitar, gw pengen ngumpulin semua orang-orang yang selalu peduli dan sayang sama gw, dan pengen nyanyi ini buat mereka semua...orang2 yang selalu pertama make sure kalo gw baik2 aja :)

I really really really wanna do that...








honestly, I was hoping that someone, someday, will sing this one for me...sincerely :)

01 February 2015

pengen karaoke...



jadi pengen belajar gitar...

Immature me...

So I met this girl, sebut saja 'X', ada beberapa cerita disitu ketika sama X , yang jelas saat ini gw gabisa bersama X dan gw gatau apakah nantinya akan bisa apa ngga, tapi yang mau gw tulis bukan cerita gw sama X, tapi lebih ke insightnya sih. Intinya gw mau terima kasih bgt sama X ini, dan satu lagi, sama Della, hehehe.

Keadaan beberapa hari terakhir ini emang memaksa gw untuk bisa 'keluar dari lapangan display' seperti yang pernah gw tulis disini. Awalnya karena emang force dari luar untuk melakukan itu, tapi pada akhirnya gw (kayaknya) semakin yakin dan bisa lihat lebih jelas. Ini sebenernya mau semacam pengakuan dosa juga sih, gw merasa belom lega kalo belum ditulis, sigh...yang jelas, beberapa hari terakhir gw sering ngobrol sama Della, berbagi beberapa cerita, termasuk (seperti dulu) cerita2 paling kelam dan jauh lebih drama dari FTV yg pernah gw alamin, dan sebelum nulis ini ya ngobrol lagi, cukup panjang dan lama.

I'm gonna brutally honest about this one...karena kalo emang gw pengen 'sembuh', gw mesti berani ngaku kelemahan, kesalahan dan kecerobohan gw...harus berani!

Beberapa orang mungkin sangat tau kalo gw anaknya zodiak banget (tahiks lah istilah apa ini), bukan kepada ramalannya sih, tapi lebih kepada zodiac traitsnya, sifat2 dasar dari tiap2 zodiak...gw tau jelas gabisa menggantungkan hanya pada satu hal ini, ada banyak hal lain yang membentuk sifat seseorang, tapi yang bikin gw sangat tertarik adalah sangat sering banget gw menemukan kecocokan antara zodiak seseorang dan zodiac traitsnya. Anggeplah ini bisa jadi semacem 'amunisi' ketika gw bertemu orang baru, at least buat gw yang sering khawatir waspada, hal ini cukup memberikan rasa aman hahaha, cetek banget.

Gw cancer, traits yang paling menonjol dan umum disebutkan adalah emotional, mood swing, caring, protector, need constant reassurance, intelegence, apalagi ya? Perasa dan penyayang lah intinya, kadang perasanya bisa negatif ketika dikit2 baper, tapi bisa positif ketika keadaan mengharuskan kita berempati lebih...oh iya, dan punya intuisi yang tajam! hehe...water sign sih ya, dari luar bisa terlihat tenang, tapi di bawah permukaan arusnya kuat, yang jelas gara2 hal ini gw sampe disebut Zodiac Fetish sama Della, sialan emang :))

Jadi, gw ngobrol, ngobrol beberapa hal awalnya dan ketika ngobrol, akhirnya gw sampe pada suatu 'pengakuan' bahwa "sepertinya ya...gw takut sendirian :(". Mungkin beberapa temen yang tau dan kenal gw dekat sudah pernah berpendapat bahwa gw seperti ini, dan bahkan mungkin udah pernah bilang langsung ke gw, tapi mungkin emang dasar gwnya yang keras kepala, masih suka denial (secara gak sadar) akan hal itu. Ini mungkin mixed feelings ya, yang jelas, yang gw rasakan adalah takut kesepian dan pengen memberikan banyak hal kepada orang lain yg special buat gw :

  1. Mungkin gw takut sendirian, mungkin gw takut merasa tidak punya seseorang untuk berbagi perasaan gw baik itu senang, sedih, takut, capek, bahagia...mungkin memang ada teman2 untuk berbagi, tapi ternyata buat gw ada kebutuhan tersendiri untuk selalu merasa 'di rumah', dan sampe sekarang sepertinya gw agak kesulitan mendapat perasaan itu dari teman atau sahabat sekalipun. Entah pikiran gw yang kaku, atau emang pada dasarnya semua cancer seperti ini, tapi secara gak sadar gw mengkotak-kotakkan perasaan gw, ada hal2 yang emang harus gw bagi ke teman/sahabat, ke keluarga, dan anggap saja my-other-half. Ini berhubungan ke hal kedua nanti sih, tapi gw gak bisa begitu saja berbagi hal2 yang sifatnya intim dan personal ke sembarang orang, gw cuma mau ngebagi itu ke my-other-half. dan ketika gw merasa tidak dapat melakukan itu, gw insecure, gw jadi takut kesepian, gw takut gak ada tempat untuk berbagi semua hal2 pribadi. Bisa dibilang, gw takut kesepian kalo gw ngerasa gak punya my-other-half.
  2. Di satu sisi, gw merasa punya perasaan yang sangat besar dan meluap-luap, gw pengen menyayangi orang lain. tapi jangan bilang "lo punya keluarga dan temen yang bisa lo sayangi", I mean, in a romantic manner. Perasaan bisa memberikan apa yang gw punya dan apa yang gw bisa semua, cuma ke 1 orang dalam konteks romantic. Jelas gw juga berusaha melakukan itu ke kedua orang tua gw, tapi kan gak mungkin dalam romantic manner juga hehe, atau ke teman misalnya. ya, ada kebutuhan untuk menyayangi.
Dari 2 hal di atas, jelas saling berhubungan satu sama lain. Mungkin beberapa orang yg pernah menjalin hubungan sama gw pernah merasa bahwa ketika semuanya berjalan, dia merasa amat sangat disayang, sangat nyaman, gw mencurahkan semua yang gw bisa ke dia, seperti gw bilang di atas, tapi tiba2 aja kemudia *snap!* dalam sekejap bisa ilang semuanya. Dalam hal ini gw emang seperti anak kecil banget, sedih sama diri sendiri dan sedih karena pernah menyakiti orang lain karena hal ini. Seperti anak kecil, dalam konteks 'I must get what I want! Right Now!', kalo ngga bisa dapetin apa yg gw mau, gw (secara gak sadar) akan play-victim, ngambek, caper, dan kadang manipulatif untuk mendapatkan apa yang gw mau itu. hal ini diperjelas sama Della, "dan di saat lo masih punya 'the one', tapi somehow lo nya lagi feeling flat, lo nya insecure sendiri, kangen perasaan meluap-luap itu. padahal mah ya simply lautnya lagi tenang aja, ngga mesti bergejolak terus. drama king sih", hahaha, sial lo, iya sih bener tapi.

Satu hal lainnya menurut dia, ketika gw merasa insecure dan akhirnya menemukan the-one, I feel like a brand new person, dan perasaan itu nagih, dan gw jadi berusaha mencari perasaan itu lagi. Well, to be honest, gak semua hubungan yang gw jalanin didasarkan atas hal itu sih, gak semuanya karena 'kesepian' itu dan 'urge to love someone'...ada juga yang memang terjadi secara 'normal', bukan terjadi karena ada perasaan insecure terlebih dahulu. Bahkan kayaknya lebih banyak yang secara 'normal' kalo coba diinget2 lagi.

Tapi yang jelas emang jaraknya suka berdekatan, well, bahkan berpotongan -_- entah itu pada akhirnya jadi atau ngga, tapi setiap akhir dari suatu hubungan/ketika merasa emotionally insecure, gw akan bikin diri gw dalam keadaan 'search-mode'/aktif mencari > jalan > jadian/deket > putus/insecure > 'search-mode'/aktif. gak seperti itu terus sih, tapi beberapa kali seperti itu. dan ketika keadaaan itu bercampur sama yang 'normal', gw jadi seperti yang sering dibilang, "mengulang pola yang sama".

Gw ternyata sangat protektif sama perasaan gw sendiri, gw seperti takut untuk merasa sedih dan kesepian, jadi sepertinya pola gw adalah sebelum gw merasa sedih, gw mencari sesuatu yang bisa bikin gw seneng dan secure secara emosional. Ini parah banget...akh! Kesel, kenapa take a looong time to finally realize and admit this sih...dan ketika mulai agak 'sadar', adaaa aja dramanya, yg kelam2 lah, yang dark lah, segala macem.


Gw bukannya baru nyadar sekarang, bukan sebelumnya gak nyadar sama sekali, tapi sepertinya gw denial, gw menolak ide bahwa gw takut kesepian. Ketika mau sedikit sadar, I kept telling myself and promise myself that I'll love my-other-half wholeheartedly. To be honest, di hubungan yang paling terakhir kemarin, gw udah 'sadar', tapi karena banyak kejadian fantastis selama perjalanannya, gw burnout. Kenapa gw beranggapan bahwa gw 'sadar'? Karena ternyata gw bisa menjalani LDR super jauh yang ketemunya super jarang, sesuatu yang gak pernah gw duga sama sekali mampu gw lakukan. dan ketika terjadi kejadian super fantastis itu, ternyata gw masih mau berjuang, kejadian fantastis lagi, berjuang lagi, sampai pada akhirnya setahun lebih coba bertahan, tapi yah pada akhirnya seperti sekarang.

Satu hal, gw gak pernah ngasih sesuatu yang palsu, gw gak setuju kalo dibilang, hmmm, 'pura-pura sayang'. Pun ada hubungan yang memang selesai karena insecure gw yang gak jelas itu, tapi ketika ngejalaninnya I always pour my heart into it. Kecerobohan gw adalah gak sensitif sama kecenderungan diri sendiri dalam mengambil keputusan ketika insecure itu melanda. dan gw bener2 merasa bersalah dan minta maaf sama orang yang harus bertemu gw disaat gw masih immature...I'm trully sorry for that :'(

Satu hal yang ingin gw lakukan sekarang adalah, tidak membiarkan diri gw dalam 'search-mode', itu yang terpenting sih untuk saat ini. Bener2 gak mau lagi ketika ngerasa kehilangan, gw gak berani menghadapi perasaan itu dan langsung mengaktifkan 'search-mode' gw, gw gak mau secara aktif 'mencari' sekarang dan bukan berarti pula gw sedang menutup pintu. Gw cuma berharap hubungan berikutnya (yang entah kapan dan sama siapa) itu memang terjadi secara natural, bukan karena 'perasaan kesepian' itu atau karena ada 'urge to love someone'. I'll keep my option open, mencoba gak buru-buru, mencoba gak langsung pasang target 'who's next?', mencoba mencapai emotional security tanpa lewat my-other-half dulu supaya gw bisa lebih netral ketika pada akhirnya gw ketemu sama my-other-half. ya gitu lah, gak mencari, tapi biar dateng sendiri aja. Karena kalo sekarang gw mengaktifkan 'search-mode', besar kemungkinan gw akan mengulangi pola yang sama...entahlah...tapi bener2 gak pengen :'(

Dan mengenai X yang gw singgung di awal, saat ini gw bener2 berterima kasih sih, we start at a very slow pace, and then suddenly you hit the gas, full speed ahead, and then you pull the emergency break...Makasih waktu itu udah ngerem mendadak. Susah sih saat itu, tapi setelah emosi lebih stabil, gw punya kesempatan sekali lagi untuk lihat lebih jelas semuanya. Gw gatau apakah nanti pada akhirnya gw sama X atau bukan? gak ada yang pernah tau...yang jelas, kalopun gw pada akhirnya sama X, kayaknya gw juga butuh waktu untuk mendinginkan kepala gw, butuh menetralkan semua  dulu dari 0, dari perjalanan panjang (kalo kata della) drama romantika gw yg udah jalan bertahun-tahun, hehehe...saat tulisan ini gw buat, gw masih amat sangat peduli sama X, dan untuk sekarang ya gw akan coba kontrol perasaan gw supaya gak berlebihan dan lebih tenang, gak perlu menetapkan semacam deadline atau apa, gaperlu 'nunggu', biar kalo emang jodoh (eaaa), itu terjadi gak terburu2, bukan karena hanya gw merasa kesepian atau butuh seseorang aja, tapi emang natural aja...harus 'mengobati' dan menyembuhkan diri sendiri dulu untuk ngilangin penyakit cerobohnya itu, supaya kalo udah netral lagi, ya ngejalaninnya sama yang berikutnya juga bisa lebih maksimal dan gapake ngaco2 kayak kemarin2 :)

Terus terang, ketika gw memutuskan untuk tidak mencari sekarang ini, untuk menonaktifkan 'search-mode' gw, awalnya ya seperti biasa (namanya juga cancer), ngerasa insecure, karena sepertinya hal yang udah bertahun-tahun gak gw lakukan ketika sedang tidak punya hubungan. Buat orang lain mungkin mudah, tapi tiap orang punya kesulitan dan ketakuatan yang berbeda kan?

surrendering what feels natural, for each sign, is a risky venture

Ini jelas terasa gak natural ketika kebiasaan itu udah kebentuk, bahkan kebentuk dalam hitungan tahun dan dalam intense emotional level. Tapi gw harus, karena mungkin ini kesempatan satu-satunya untuk membersihkan diri dan niat gw sebelum akhirnya menjalankan hubungan lagi. I just wanna be a great lover for my-other-half, gak pengen menyakiti orang lain lagi, karena buat orang seperti gw yang kadang super baper biar gw sekonyol apapun, rasanya tetep super sedih tetep super campur aduk ketika tau kita udah menyakiti orang lain :'(

Ragu banget sih sebenernya mau nulis ini, karena gw kayak menelanjangi diri sendiri, apalagi ini termasuk public space. Tapi at some point, gw merasa harus brutally honest to myself, tulis, akui, kalo nanti orang melihat gw sebagi bajingan dan jahat, ya itu konsekuensi dari kecerobohan gw yang gw lakukan selama bertahun-tahun, at least gw sudah mengakui apa adanya kejelekan gw. Kalo kemarin-kemarin mungkin niat dasarnya ya lurus, tapi cara gw ngejalaninnya dan kecerobohan gw itu yang bikin mendistorsi niat awalnya. Abis ini berharap gw bisa jadi 'evolved-cancerian' (istilah ngasal) sih, sikap kekanakan, attitude yang "I want that, right now!", harus bisa lebih dikontrol supaya gak mencederai diri sendiri dan calon my-other-half nantinya. Tapi ya sikap penyayang ala ala cancer itu ya tetep ada hahaha. Ini bahkan udah sampe paragraf2 terakhir masih bener2 ragu apakah mau publish apa ngga -___- karena sadar banget ni tulisan pasti labil banget, 'basi' banget, klise banget...yaudah bodolah!

Ni kayaknya 'tema' 2014 tentang ngalahin diri sendiri masih berlanjut di 2015 nih...kalo yg kemaren gw post dalam area MB dan kuliah...sekarang dalam area percintaan (pret! plis!), tapi ya hal ini emang sulit buat gw sih. Makasih Del btw, kemarin2 udah ngebantu banget menjernihkan pikiran gw, dan makasih time capsule nya yang nampar banget itu hehehe

28 January 2015


Two people can have chemistry, that's the easy part. But there is the other thing...Timing...Timing is a bitch

Good Intention (?)

Ada hal baru yang gw pelajari, mungkin salah, mungkin benar, entahlah...

Bahwa = Good Intention + Good Intention tidak selamanya/belum tentu sama dengan Positive Result.

Jelas selain hal itu, hal lain yang mempengaruhi adalah cara melaksanakannya...

Terima kasih banyak sudah mengajarkan hal ini :)














ps : I miss U btw, take care there :')

30 October 2014

Sekuler Inlander

https://www.facebook.com/photo.php?fbid=4966541859338&set=a.1012010798533.1794.1772923598&type=1&theater

suka sih sama tulisan ini, tapi concern utama gw bukan di Bu Susi nya yang lagi ngehits banget ini, tapi sekuler inlandernya. Satu hal yang gw setuju terkait Bu Susi, baiknya memang jangan merokok di depan publik, karena udah tau sendiri media2 di Indonesia lebaynya gimana. Dan terlalu 'bahaya' sih menurut gw...gw setuju tentang panutan, bagi beberapa orang mungkin Bu Susi bisa jadi hanya akan mentok dijadikan justifikasi mereka. Bahwa 'begajulan' itu gapapa...sayangnya, masih banyak (kayaknya) yang lebih suka angkat 1 sisi aja, dalam hal ini, begajulannya aja, dan jangan sampe karena ada sosok Bu Susi, semua jadi fine2 aja begajulan...tapi gak berprestasi...sama juga boong...rakyat Indonesia udah pinter? banyak juga sih yang pinter ngeles...hehe
balik ke sekuler inlander, ini biasanya lebih 'barat' dari 'orang barat' ya? somehow gw pribadi lebih sering ngerasa/ngelihat bahwa orang2 yang disebut sekuler inlander di tulisan ini ya pilih kasih juga sih kadang...di tulisan itu udah dijelaskan gimana 'sesat pikir' yang sering digunakan. buat gw logika (seperti yang tertulis) “lebih baik nggak berjilbab tapi menjaga kehormatan drpd berjilbab tapi diam-diam bejat.” itu lebih berbahaya sih, atau yang (biar lebih 'netral' tanpa embel2 agama) "lebih baik memaki tapi tidak korupsi, daripada santun tapi korupsi", jelas orang yang santun (at least buat gw) lebih baik, lebih enak, apalagi kalo gak korupsi.
biar gampang anggep deh, hobi memaki = tidak baik, dan korupsi = tidak baik, yaudah jelas kan? memaki itu tidak baik, korupsi juga tidak baik...jangan bikin logika yang ambigu...karena gak semua orang secerdas elu...
satu lagi...masalah pornografi...kalo ada yang angkat masalah moral yg berhubungan sama pornografi, biasanya sih akan dibalikin dengan "ngapain ngurusin orang lain? kayak sendirinya udah bener aja?!", atau "gausa belagak sok suci deh!". nah yang individualis2 gini menurut gw cuma berpikir dalam kerangka dia aja, oke anggeplah orang yang ngmg ini emang pinter, bisa mengontrol hawa nafsu dll...tapi nyatanya di lapangan lu coba aja yang cewek2 jalan pake hotpants di daerah proyek bangunan gedung, kalo lu gak (minimal) digodain sama abang2, malah bisa napsu utk perkosa lu tuh abang2...nyatanya gak semua orang bisa sepinter dia untuk nahan hawa nafsu. coba deh (naudzubillah) kalo kejadian yang gak enak sampe menimpa adik ceweknya/pacarnya/atau keluarga dekatnya yang cewek...masih mau gak tuh dia koar2 "gausa ngurusin moral orang lain!"??? dan jangan pilih kasih untuk menutup mata yak...anak muda jaman sekarang udah banyak kasus date-rape yak...kalo lo punya anak perempuan terus digituin ama pacarnya lu mau bilang apa?
trus gw tergelitik sama salah satu tingkah temen gw, yang sekarang udah terang2an declare sebagai atheis...awalnya bisa nerima, tapi lama2 beberapa komen dia di medsos cukup bikin gatel juga sih...karena di satu waktu dia dengan fanatiknya membela kaum atheis, dan berkoar bahwa itu kebebasan juga...kalo kayak gitu, kenapa di kesempatan lain dia selalu menjelek2an orang yang taat agamanya? kalo emang menurut dia itu kebebasan, yasudah, biarin aja toh orang yang memilih untuk taat sama agamanya? fair dong? kalo gak suka orang2 atheis dihujat karena atheis, lantas kenapa dia harus menghujat muslim yang memutuskan untuk 'jadi' ikhwan? sama toh? pada intinya 22nya sama2 kepercayaan, lu percaya bahwa gak ada divine power atau superstition di atas sana, dan di tempat lain ada orang yang percaya surga neraka ada dan ada divine power yang disebut Tuhan...sama2 kepercayaan toh?
balik ke sekuler inlander...di foto itu ada salah satu komen yang 'bullseye' banget menurut gw :

Katamu : "jangan menilai seseorang dari penampilannya yang merokok dan tatoan!", Tapi apa katamu tentang jenggot, celana cingkrang, jilbab dan cadar? 

15 October 2014

well, to be honest, gw pengen banget ketemu seseorang yang punya ketertarikan musik yang sama kaya gw :(

jujur, udah bertahun2 gak nemu lagi...pengen, pengeeennn banget!

apalagi kalo cewek, dan cantik huahahahahaha

04 October 2014

2014 (lagi)

mau sedikit ngelanjutin cerita di postingan sebelumnya yang super singkat tentang 2014. Ini kurang lebih tentang kuliah, hehe, jarang2 kan gw nulis kuliah disini :))

sejujurnya gw akuin hal terberat untuk aktif lagi kuliah adalah ya proses comebacknya itu, dimana angkatan gw udah pada 'musnah', baik itu karena udah lulus, atau emang gak nerusin (cukup banyak kasusnya di ekstensi psiko), trus kalo kuliah lagi temen sepermainan gw ya anak2 yang usianya jauh di bawah gw. kalo mau jujur sih, alasannya sederhana dan cupu sih ya, dan ini akibat kekhawatiran gw sendiri yang sangat berlebihan...pikiran2 semacam "ah ntar gw males kalo dibilang 'buset ini tua2 masih kuliah' sama anak2 lainnya", atau ngerasa gak punya temen di kuliah yang bisa gw tanyain macem2. intinya...alesan yang bikin gw selalu ragu2 untuk ngelangkah lagi itu cupuuuu banget...banget...banget!

jadi alkisah, semester ini (sebenernya dari 2 semester lalu) udah punya keinginan yang sangat kuat untuk belajar lagi, entah kenapa gw merasa otak gw tumpul, gw kangen ada di posisi menjadi murid, gw kangen ada di posisi sebagai orang yang diajari ilmu, gw kangen banget perasaan overwhelmed sama banyaknya pengetahuan baru yang di dapet, intinya gw kangen belajar. di 2 semester sebelumnya udah agak give up karena pas ngisi IRS gw gak bisa ngisi matkul psiko cuma bisa ngisi matkul linfak, dan perasaan takut harus menghadap prodi sarjana itu begitu kuat, iya emang tau kok, cupu. dan entah kenapa, semester ini, di IRS muncul lagi mata kuliah psiko, dan tanpa pikir panjang langsung gw isi, saat itu di pikiran gw cuma gimana caranya supaya gw bisa duduk lagi di kelas dan belajar, cuma itu yang gw cari, gw pengen banget belajar.

nah setelah (yang entah gimana ceritanya) IRS gw disetujui lagi dan bisa ambil matkul psiko (waktu itu rasanya seneng banget dan menggebu-gebu banget pas buka SIAK), seperti biasa, mau masuk awal semester, kecupuan gw dateng lagi, takut mengalamai perasaan alienated di kelas, di kampus, iya itu cuma perasaan gw doang sih. dan akhirnya 2 minggu pertama gw gak masuk, gw masih ada di zona nyaman gw untuk 'lari' dari kewajiban. and suddenly, someone contact me via FB, she's one of my FB friend. namanya Fariska, dia temen SMAnya amal, anak Mapala UI dan dia tau gw sangat aktif di MBUI. dan waktu itu gw bersyukur banget dia kontak gw, nanya "kakak masih mau ikutan kuliah gak?", dan gw jawab iya mau! jadi ternyata udah dr semester kemarin sempet sekelas, dan dia penasaran banget kenapa gw gak masuk, akhirnya mencoba memutuskan untuk kontak gw lewat FB. dan di semester ini gw sekalas lagi, dan kebetulan dia ketua kelasnya. setelah itu gw diajak bergabung ke grup wasap kelas, dikasi tau sama dia tugas2nya apa aja dll. dan setelah itu akhirnya dengan perjuangan cukup berat (buat gw) untuk menghilangkan sementara kekhawatiran di kepala, dan pasang attitude "yaudah, sikat ajalah, bodo amat ntar gimana, masuk aja dulu!", akhirnya gw dateng, dateng kepagian, keduluan sejam dari jadwal, nunggu dengan sangat grogi sendirian tanpa ada orang yang gw kenal sama sekali. dan cerita berikutnya, gw masih aktif sampe sekarang di kelas, presentasi pertama, resume pertama gw kayaknya cukup sukses hehehe. seneng rasanya bisa belajar lagi.

itu cerita pertama, cerita kedua, lebih gak gw duga lagi. jadi di minggu yang sama, gw memberanikan diri lagi untuk ke matkul berikutnya, saat ini gak ada 'bantuan' sama sekali, I have to go on my own, gw pikir begitu. lagi2 gw terlalu awal dateng, pake salah masuk kelas pula! grrr...akhirnya duduk sendirian di kelas, diliatin, mungkin pada bingung "ini siapa ya?", duduk sendirian gak ngomong apa2 merasa terasing, dalam hati udah "tahan bud, tahan, lo harus masuk!", dak lama kemudian, bener2 di luar dugaan! gw kelas bareng paralel 2013, dan ada temen gw pas ekstensi 2007 disitu! meeeen!!! kocak, seneng, kaget rasanya. namanya Aries, dia ini temen SMA gw, sekelas pas kelas 1, kelas 3 dia pindah ke SMA 8. ketemu lagi pas masuk ekstensi psiko 2007, trus semester 2 dia udah ngilang, kerja di luar kota dan ternyata pas 2013 dia memutuskan untuk masuk paralel 2013, dan akhirnya ketemu gw lagi! pas ketemu saling ketawa ngakak "anjir si bangsat, ketemu lagi kita!!!", gw merasa punya temen di kelas kedua, dan dia juga ngerasa punya temen yang sama tuanya hahaha. dan sampe sekarang gw selalu dibantu untuk tugas2 dan kuis. karena ada dia juga, gw jadi lumayan kenal (at least tau) sama anak2 di kelas, dan bikin gak ngerasa terasing lagi.

cerita ketiga, mgkn gak se-'spesial' cerita pertama dan kedua, bener2 sendirian, dan udah dibagi kelompok, dan rasanya gak enak banget ketika harus bergabung ke kelompok dan lo gak bisa ngasi kontribusi apa2 (karena belom belajar, dan gak punya bahan -_-), alhamdulillah temen kelompoknya (yang semuanya cewek) baik2 banget, di fotokopiin macem2, mereka sangat welcome juga ketika gw coba mingle pas diskusi kelompok, gak ngerasa sama sekali ada 'rejection' dari mereka, iya awalnya pasti agak sungkan, baik mereka ataupun gw.

mungkin biasa aja kali ya cerita gw, tapi berhubung gw suka khawatir berlebihan, kadang udah sibuk duluan dan takut duluan sama skenario2 yang gw buat sendiri di kepala, akhirnya gw butuh waktu yg lama untuk ngelangkah lagi. dan ternyata, Allah baik banget sama gw, gw diberikan kemudahan dan dukungan dari hal2 yang gak pernah gw duga sebelumnya untuk memudahkan gw untuk ngelangkah lagi.

motivasi internalnya yang utama udah gw jabarkan di atas, bahwa gw pengen belajar lagi, pengen ngalamin lagi perasaan yang tadinya gatau jadi tau. tapi percaya gak percaya, keadaan di MB juga memperkuat gw untuk melakukan itu, di postingan sebelumnya tentang apa yg gw ajarkan di MB, gw selalu ngajak battery untuk berani, kenapa? karena dari materi yang ada sendiri tahun ini, sangat berani, dari 10 tahun di MBUI belum pernah ada materi bettry yang seberani ini, dan sebesar ini resikonya. pas awal dikasih materinya, ya antara takut dan penasaran, takut karena gw sendiri belom pernah mainin yang kayak gitu, dan jujur, skill gw juga belom nyampe, tapi lebih besar rasa penasarannya, pengen tau gw bisa gak sih ngajak anak2 battery 2014 untuk taklukkan materi itu? ya kurang lebih sama keadaannya kayak di kuliah, takut, tapi besar juga rasa penasaran gw untuk belajar lagi. so i decided to walk my talk. gw ngajarin untuk berani ke anak2, tapi gw sendiri gak berani? ya gabisa begitu lah...now or never.

pikiran bahwa gw akan sangat kelihatan cupu itu sangat menakutkan ternyata buat gw, pikiran bahwa gw 'dikalahkan' sama junior gw juga sangat menakutkan ternyata, di awal2 semester kemarin bener2 ngerasa susah payah untuk belajar lagi, gw kesulitan mencerna materi, and I keep telling myself that I can do better than this, otak gw butuh pembiasaan lagi, otak gw saat ini masih dalam kondisi warmup lagi setelah sekian lama tumpul mungkin, jadi butuh pengulangan yang lebih banyak ketika harus baca materi baru. mesti nemuin lagi patternnya dalam belajar, dan semakin kesini (kayaknya sih) makin lancar dan udah mulai terbiasa lagi, mungkin karena tiap hari juga gw 'gempur' sama materi2 yang harus dipelajari.

dan sekarang entah kenapa gw marasa jauh lebih hidup! iya gw tau ini cuma langkah kecil, tapi buat gw sangat berarti banget banget banget. dan saat ini sebenernya masih ada keinginan gw untuk melanjutkan kuliah di teknik, well mungkin bukan di UI, mungkin di swasta, tapi ada keinginan untuk ngelanjutin yang dulu sempet gw tinggalin. gatau deh akan bisa apa ngga, yaaa, kalo mau positif sih bisa2 aja mungkin...2 kuliah, MB, bikin lagu, side project-side project kecil? menakutkan tapi sekaligus memacu adrenalin banget ngebayanginnya dan bikin excited dan penasaran...we'll see about that :)

25 September 2014

2014

Kalo ditanya "2014 itu seperti apa buat Budi Hartanto?"

mungkin bisa disimpulkan sama lagu dan film ini :)

David Bowie (ft. Kristen Wiig) - Space Oddity

artinya dalem yeee baik filmnya ataupun musiknya...

(lanjutan) Drumline 2014

mo lanjutin nulis apa yak? hehehe...hmmm, gini sih, secara personal, gw sangat serius menjalani posisi sebagai pelatih. pertama jelas, siapa sih yang gak mau ngeliat anak didiknya main dengan sangat oke? tapi kalo mau dilihat lebih lagi, menurut gw ada hal yang jauh lebih penting daripada main bersih/oke, atau dapat predikat juara. iya, di MB sering banget ditekenin proses proses dan proses. tapi maksudnya apa?

kalo di DCI, gw pernah liat semacem video dokumenter pendek, tantang "why do DCI?", inti yg gw dapet adalah jelas mereka always striving for perfection, yang kedua adalah how you can be the best version of yourself at the end of the season. yang pertama jelas lah ya maksudnya apa, yang kedua maksudnya apa? buat gw yang kedua jauh lebih penting, yang kedua berhasil yang pertama will automatically lining up together sama yang kedua pasti. yg pertama mungkin tools, yang kedua mungkin berhubungan sama creativity.

sebagai pelatih MBUI, gw selalu berusaha sebisa mungkin menyediakan learning tools, dan provide knowledge about technical and non-technical skills. tapi selain menyediakan tools, harus provide juga ke mereka tentang "what else you can do with this tools?".

di MB lo harus bisa hard skill yang dibutuhkan sesuai dengan section lo, apakah itu triplet roll, accent tap, toss 4, double/triple tounge, slur dll. dan sebagai pelatih, tugas kita adalah gimana caranya bikin anak2 bisa melakukan itu semua? gimana? kenapa? kalo gimana, nah ini yg sering dibilang bahwa ketika lo mengajar/menjelaskan sesuatu, disitulah lo menguji sudah seberapa dalam knowledge lo akan hal itu. semakin dalam, tentunya semakin mudah dan mudah dimengerti penjelasan lo, lo akan lebih mudah mencari cara untuk transfer knowledge itu, lewat media/cara apapun. itu salah satu tugas pelatih, mendevelop/upgrade cara kita menjelaskan sesuatu, dengan memperdalam pengetahuan dasar dari teknik tersebut.

tantangan lain buat gw sebagai pelatih adalah gimana caranya mendevelop skill anak2, baik dalam konteks hard skill ataupun soft skill anak2 tersebut. kenapa harus ada soft skill? soft skill ini berhubungan dengan paragraf kedua yg gw tulis di atas, tepatnya bagian 'best version of yourself' dan 'creativity'. karena pada akhirnya setelah 'lulus' dari fakultas marching band ini, bukan hard skill yang terpenting (kecuali lo emang mau mendalami musik/MB), tapi soft skill. contohnya, gw gak pernah denger cerita dalam interview kerja atau pembuatan CV (misalnya), lo ditanya/mencantumkan semacam 'able to execute 180 BPM triplet rolls for 2 bars', ngga kan? yang jadi modal lo adalah apa usaha yang lo lakukan untuk bisa progress dari point A ke point B, dari yang gabisa main apa2 jadi bisa main triplet roll itu, itu yang terpenting! dari 1 teknik ini aja, sebenernya banyak soft skill yg bisa didapet, antara lain :

  1. terbiasa untuk mengembangkan analisa yang lebih mendalam. "apa aja yg dibutuhkan untuk bisa triplet roll?"
  2. dari analisa mendasar itu bisa melakukan self monitoring. gw udah bisa apa? gw masih lemah dimana? butuh perbaikan dimana?
  3. terbiasa menghubungkan/mencari benang merah dari fakta2 yg ada. penggabungan dari 2 point di atas.
  4. determined.
  5. work under pressure. deadline semacem 'september harus udah bisa roll triplet!'.
  6. paying attention to details. sambil berlatih sambil monitor terus, udah di posisi mana? udah seberapa detail? gimana sound productionnya? gimana pembawaan lo ketika melakukannya?
  7. creative. kreatif buat gw gak harus berhubungan sama hal2 berbau seni, tapi gimana caranya lo 'memanipulasi' (in a positive way of course) keadaan untuk berbalik mendukung kebutuhan lo. gimana keadaan gak bikin lo menyerah. selalu ada alternatif kalo kreatif.
karena pada akhirnya, semua teknik2 bermain yang diajarkan di MB adalah learning tools to achieve the best version of yourself you can be at the end of the season. gimana caranya mengefektifkan apa yang ada terlebih dahulu. gimana menghilangkan mindset "ya gw emang gabisa, yaudah". yang tadinya fisik lo gak kuat lari, harusnya sebagai mahasiswa, jalan pikiran lo harus lebih luas dari pada anak SMP atau SMA. ga kuat lari? trus mesti apa? seperlu apa sih gw kuat lari? seharusnya sebagai mahasiswa, common sense lo bisa berkata bahwa MB itu aktivitas yang sangat physical...physical demandnya sangat tinggi. harusnya ada pikiran bahwa "oiya kalo kaki gw gak kuat, stamina gw gak kuat, pas bagian display frase E lagu 2, kalo gw kehilangan keseimbangan, gw bisa tersandung dan mempengaruhi yang lain...otot kaki gw mesti kuat nih!".

ya pada akhirnya, soft skill seperti itulah yang penting buat kehidupan lo ke depannya. sebagai pelatih menurut gw, kewajiban gw bukan cuma melatih hard skill mereka, tapi juga dalam hal pembentukan mental dan mindset mereka, mental dan mindset yang positif buat mereka ke depannya. dan gw akui, buat gw untuk mempelajari/menyadari semua ini butuh waktu yang panjang. kalo ngeliat lagi sejak pertama kali gw ngelatih, lu juga inget2 gimana bentuk evolusi gw sebagai pelatih. gimana gw pernah banget melakukan metode dan sistem yang gagal, dan sekarang sedikit banyak ada rasa bersalah sama anak2 yg gw ajar ketika itu, huhuhu. dan setiap tahunnya gw selalu berusaha untuk cari cara yang lebih efektif lagi, dan tahun ini gw mencoba memaksa apa yg gw ajarkan selama ini juga gw lakukan. silly me, dulu2 banyak yang gw ajarkan tapi hanya sebatasa omongan belaka, gak gw lakukan, dan gw akuin gw cukup malu kalo inget2 lagi :(

karena yang kita lakukan ke orang lain itu sedikit banyak bisa mempengaruhi jalan kehidupan orang itu, kita gatau seberapa banyak pengaruhnya, yang terpenting adalah berusaha ngasih yang terbaik yang lo bisa (sesuai kemampuan lo saat itu). jadi pelatih itu artinya gw melayani mereka, kalo gw selalu kasih yang terbaik buat mereka insyaallah mungkin yang terbaik akan datang buat gw juga. in the end, harapan gw sangat sederhana, pengen minimal satuuu aja, ada anak yg pernah gw ajar, beberapa tahun ke depan kalo di udah berkeluarga dan sukses, gw ada andil di dalamnya dalam proses dia menuju sukses, pengen ada nama gw disebut disitu "wah dulu ini alah satunya karena pelatih gw Budi Hartanto, yang ngajarin gw untuk ini itu sampe akhirnya gw bisa sukses". itu membahagiakan banget :)

17 September 2014

Drumline 2014

udah lama banget mau nulis lagi di blog, beberapa tulisan ujung-ujungnya cuma jadi draft yang gak selesai. kebetulan kemarin malem ada 'momen' di MB (Mb lagi, MB lagi hehe), jadi kayaknya nulis ini aja deh yang sederhana. beberapa hari kemarin sempet ada 'tugas' dari tim teknis 2014 ke pasukan, tugasnya adalah nulis surat/masukan/notes (mirip NAC) dari pasukan ke masing-masing tim teknis, kemarin nulisnya ke kompas (beto), mentek (ditya), dimi (komlat), pelatih dan asisten pelatih. berhubung wiken kemarin gw ke TC ITB, jadi baru dikasih selasa malem kemarin, isinya macem-macem, kira-kira seperti ini (ditulis seperti di suratnya, dan belum semuanya ngumpulin) :

  • Fariz (quint) : apa ya bud...bingung, semakin sabar aja ya bud ngadepin kita2, semoga battry 2014 mainnya ganteng, amin.
  • Rezha (snare) : kocak, koplak, kadang jayus, yang sabar ya bud ngadepin kita semua, sabar juga ngajarin gue yang masih banyak kurangnya hahaha....terima gue ya bud kalo mau nginep hahaha...
  • Ajeng (cymbal) : enak cara ngelatihnya, tapi jarang ke cymbal. alhamdulillah makin baik (gak galak maksudnya), pemanasannya seru kak, makasih.
  • Bagoes (snare) : kak budi baik, tegas, penjelasannya mudah dimengerti, sangat detail dan sangat sabar, selalu tau kondisi anak-anak asuhannya. semoga kedepannya bisa makin keren ya kak, mohon bantuannya!
  • Tantra (bass) : kak budi, gue apresiasi buat kak budi yang sampai pertengahan tahun ini selalu sabar melatih anak-anak battery dan menjadi motivator, mood booster, bahan becandaan, role model yang oke buat kita hehehe...walaupun masih banyak yang bandel dan kurang dari kita, semoga kak budi ga bosen buat ngingetin...kita juga berharap kita lebih rajin dateng latihan supaya kak budi seneng hehehe...
  • Caesar (cymbal) : kak budi, cymbalnya jangan dianggurin banget dong huhu :'(
  • Mufid (bass) : buat budi, kesan pertama ngeliat lo bud, beda sama yang kemaren haha, bedanya adalah lo terlihat lebih nyantai dan friendly ke perkusi. dari soal teknis lebih terorganisir dan variatif!
  • Valesia/ica (snare) : u/ oom budi solutif banget! tempat yang asik diajak curhat, gak ketebak, analogi & metafora yha...tegas, lawak ye gaaak :D
  • Mischa (bass) : untuk kak budi hartanto, hai kak, maaf gatau mau eval apa (karena udah perfect soal music?) tapi yang jelas gue over respect dg lo (dan over kagum), jd maaf kalo suatu saat gue kelewat tegang/takut pas di drill. sarannya : kadang kalo diliat pas kakak lg drill section tetangga kelihatannya bisa rilex dan happy, tapi pas pindah ke BD, lgs mencekam dan under pressure gitu :( mohon maaf ya kak kalau BD banyak salah atau ga fokus. semangat & semoga langgeng selalu kak.
  • Ira (bass) : hai ka budi, sebenernya ira bingung mau nulis apaan ka disini wkwkwk. oh iya sekarang udah tau mau nulis apa wkwkwk. menurut cerita orang-orang lo tu berubah sekarang jadi lebih dekat dan friendly. mungkin berkat anak maba UNAIR itu ya lo jadi berubah wkwkwk (kata nyunyun) *PEACE oh iya ka lo mau tau perasaan anak bass drum ke lo ga? jadi tu kita ngerasa lo tu agak jarang ngedrill BD. gue tau emang mainan snare sama quint itu susah tapi kita butuh kamu ciao di sisi kita wkwkwk. kalo lo yang ngedrill BD itu pasti jadi keren banget dan skillnya naik. ka bimbing gue ya jadi SL yang baik dan berguna. gue masih bingung gue tuh udah baik belum dalam memimpin BD. makasih ka budi berkat lo, gue tu berubah (kata nyokap gue). gue tu lebih mandiri dan gak banyak ngeluh sekarang wkwkwk. makasih udah jadi pelatih battery. makasih udah sabar ngelatih kita. makasih buat semuanya. salam ciao bella dari ira.
Jadi suratnya Ira ciao bella itu paling panjang dan paling kocak karena ada gambar-gambar foto SL kreasi sendiri yang ancur lebur, tapi super kocak :')) ada beberapa orang yang nulisnya 1 surat untuk beberapa orang : satya (quint), mahdi (snare), ayu (cymbal). dan ada beberapa yang belum tulis : iddad (bass), dimi (snare), gilang (quint), indira (cymbal).

Anyway, gw seneng banget bacanya, bener-bener mood booster banget! bikin super positif! bukan karena tulisannya yang isinya positif (itu juga sih), tapi emang 2014 ini super positif di betri :)

waktu itu pernah ada yang nanya, lupa siapa dan kapan, "kak gimana sih rasanya jadi pelatih? gimana rasanya ngelatih MBUI?", pertanyaan sulit sih buat gw. jawaban gw, sulit...kenapa? menurut gw you must be that damn good to teach them! mereka pinter-pinter, dan sebenernya haus pengetahuan, kalo lo gabisa provide itu jangan harap bisa dapat respect dari mereka. pengetahuan lo mesti sangat jauh lebih banyak dari mereka, tentang apa yang lo ajarkan. one snap, and you lose 'em all. harus mau selalu upgrade pengetahuan, harus kreatif, monoton itu bukan pilihan, harus bisa jawab pertanyaan mereka dengan baik, well at least itu yang gw rasakan selama ini sih.

mungkin gw mau ngasih 'surat/notes' balesan buat mereka, gatau akan dibaca apa ngga hehehe
  • rezha (snare) : konsistensi lo dalam belajar bagus banget, mau terus belajar jadi lebih baik.
  • dimi (snare) : orang yang sangat care sama lingkungannya, passionate banget dalam ngelakuin apapun untuk siapapun.
  • bagoes (snare) ; lo kuat banget gus, paling sering gw omelin, gw drill sendiri, tapi lo gak patah, lo malah minta latihan tambahan terus.
  • ica (snare) : kecil-kecil cabe rawit, kemuan keras, anaknya positif banget, muka lecek dan pucet lagi tepar banget juga sikat aja.
  • mahdi (snare) : fast learner, moodbooster banget buat section, calon-calon jago nih anak.
  • mufid (bass) : seru, fast learner juga, anaknya ceria walopun bentuk mukanya manyun mulu.
  • ira (bass) : ni anak paling seneng jadiin gw bahan becandaan sama sectionnya, biarin aja, tapi ni anak udah berkembang banyak banget, dan udah mulai bisa naklukin BD2 yang pertnya sulit, salute to you!
  • mischa (bass) : jangan tertipu tampilan luar, anaknya tough, keras juga, ngotot walopun kakinya pincang2 lagi keseleo, sampe low back pain gamau pulang mesti disamperin emaknya dulu baru mau pulang, itupun sambil mewek karena ketinggalan materi, mantap!
  • iddad (bass) : semakin kesini anaknya semakin positif, kepribadian lo berkembang banyak dad ke arah positif entah lo tau apa ngga, tapi yang lihat bisa ngerasain itu :)
  • tantra (bass) : paling ceria, selalu positif, gak pernah sekalipun gw lihat lo bad mood, cemberut, marah atau apa, selalu bisa jadi moodbooster BD
  • fariz (quint) : ni anak temen yang baik, udah berkembang banyak banget, anaknya juga selalu senyum dan ceria gak pernah keliatan susah, lu harus jadi lebih jago dari gw dan aldy
  • satya (quint) : nah ini nih, oke banget lu anak baru progressnya paling cepet, udah jago aja lu! moodbooster juga nih buat betri, tetep di MBUI yak!
  • gilang (quint) : attitude lo berubah banget lang di perkusi, dan gw sangat seneng ngelihatnya, bukan cuma gw doang, tapi orang2 yang lain juga
  • ajeng (cymbal) : SL yang selalu sabar ngajarin anak2nya walopun sering banget gw dan aldy ninggalin cymbal, maap yak ajeng huhuhu
  • cesar (cymbal) : calon-calon jago cymbal, anaknya supel, kurang2in ya badmoodnya hehehe
  • indira (cymbal) : ni anak juga strong banget kayak bagoes, gak ngedown kalo dimarahin/ditegur dan di drill sendirian panas2an
  • ayu (cymbal) : anaknya poker face banget, susah ditebak hahaha, tapi semangat terus
entah ini gw ambisi pribadi mungkin, tapi yang jelas 2014 ini tahun kesepuluh gw di MBUI, pengen banget bisa bikin semacem 'milestone' di MBUI, gw gak ngejar menang, tapi pengen banget bisa set the bar high buat perkusi MBUI tahun2 ke depan, bikin, mengerjakan, menampilkan dan menghasilkan sesuatu yang belum pernah dilakukan battery MBUI sebelumnya, pengen legacy yang gw bikin di tahun ini bisa di kenang at least sampe 5 tahun ke depan. in other words, I want to overdoes myself :)

yah, emang dasar anaknya sentimental ye, liat surat2 sederhana kayak gitu, bikin terharu, tapi yang jelas gak ditunjukin di depan orang-orang lah hahaha, gatau aja tapinya dalem semaleman kemarin berapa kali gw baca ulang dan masih senyum2 sendiri...hehehe...sampe sekarang 2014 di betri udah berjalan baik buat gw pribadi, ada beberapa masalah jelas, tapi overall battery 2014 dan anak2nya udah sangat baik dan ngasih sangat banyak buat gw...kita lihat deh dalam beberapa bulan ke depan, apa yang bisa kita sama2 lakuin...mudah2an kita selalu inget yang waktu itu kita omongin beberapa kali pas eval, dimana kita punya mimpi sama2, punya mimpi pengen nanti kalo orang nonton live/video drumline MBUI 2014 bisa bilang "ngeriii!", "anjir bersih banget!", "mantaaaap!!!". mudah2an kita bisa bikin video akhir tahun nanti jadi video yang selalu enak kita lihat karena kita main super bersih dan super solid, jauh lebih baik dari drumline MBUI tahun2 sebelumnya :)

ps : nanti kalo udah dapet surat/notes susulan akan gw update heheh :D

31 May 2014

Throwback? #1

Beberapa teman (termasuk gw juga sih) kadang suka throwback di Instagram atau Path...kalo throwback tulisan gimana ya? haha...malem ini random, baca-baca lagi postingan lama di blog ini. Ada beberapa post yang bikin dahi berkerut "ini gw yang nulis?", atau "ya ampun tulisan gw sok iye banget! :))))", atau tersenyum sendiri, atau bikin coba inget-inget lagi saat itu lagi mengalami apa sampai bisa nulis gitu...seru! lumayan ngaduk-ngaduk emosi...

10 post diantaranya adalah :

  1. Jika saya telah tiada
  2. Seorang penulis dan sang nyamuk
  3. Anak kecil dan bintang laut
  4. Pohon kehidupan
  5. MIMPI (Masih gak inget ini kenapa nulis ini ya?!)
  6. Tebakan tiga sahabat :')
  7. Metanoia process
  8. For those who about to give up, please don't
  9. Human again (Bahkan gw baru tau ada yang komen dan pengen copas!!! meeen)
  10. Hi friends! (berhubung mainin lagu-lagu TIMBC, jadi baca ini lagi haha)

seru juga baca lagi...gimanaaa gitu...haha

26 May 2014

Flightless Bird, American Mouth


Iron & Wine - Flightless Bird, American Mouth

I was an innocent child who believed he had all the answers.
I was superficial, searching for all the wrong things that I thought would bring happiness.
Everyone wanted a piece of what I believed was really me.
All they really wanted was to benefit from the person I blindly thought myself to be.

When I realized my own delusion of myself, and who I am,
I began to change into the person I truly am, the person I want to be, the person I've always been, but couldn't see through the eyes of my own unawareness.
Confused, I sought a way to make sense of my confusion, my pain.
Desperately, I clung to anything to help confirm who I am. I wanted all this pain to be just in my mind, not real.

Am I the me I think I am?
I don't have that internal strength I need. I'm jealous of blissful ignorance. It is better to not have to deal with my demons. And this is so hard to come to terms with - who I thought I was versus who I really am.
Did I lose myself?
I can lose myself so easily.
All it takes is a crutch to ease this pain.

This pain is endless, my safety exists only when I'm alone in my safe place.
I enable my self-pity.
But can't ignore it forever. I know that I can't forever hide, but the temptation is so inviting to forget the pain away.
The pain always creeps back in.
It ruins everything I know isn't, but want to believe, is true.
I try to forget, so many ways, any way to make me believe
I am masking my hurt away, using a pleasant veil so maybe they will believe. Then maybe I can, too.

Am I the me I think I am?
I don't have the strength to fight it anymore. I'm aware, but the awareness is so painful.
But maybe I can just lose myself, one more temporarily gratifying time.
All it takes is a crutch to ease this pain.

18 August 2013

Tentang Drumline Battle :)

Coba liat ini dulu :

http://www.youtube.com/watch?v=1ikz4_8XA_0

Blue Devils B vs Jersey Surf (berhubung judulnya gak spesifik, susah searchnya -___-)

Ngeri banget BDB, gilaaa!

Ide drumlinebattle ini emang awalnya (sepertinya) dari komunitas High School Marching Band di Amerika sana, yang biasanya dilakukan sama komunitas marching band dari masyarakat kulit hitam. Tapi gayanya belum mengadopsi corps style. Contoh yang paling jelas bisa kita lihat ada di film Drumline, yang di dalam komunitas DCI sendiri sebenarnya amat sangat dicemooh. Kalo dari yang gw lihat, mungkin karena film Drumline itu juga terlalu 'standar' dengan jalan cerita dangkal, dan cenderung 'salah' dalam mengangkat budaya section drumline, sehingga 'terlalu-hollywood-teen-flick-movie', makanya film ini sendiri banyak dicemooh oleh komunitas drumline asli, terutama dari kalangan Corps Style.

Kayaknya sejak film itu, tipe drumbattle kayak di film itu udah sangat jauh dari pikiran komunitas DCI untuk diadopsi ke Corps Style, karena mungkin battle seperti itu dianggap sebagai 'turun kasta'. Yang ditonjolkan cuma nyolot2an, visual2 'gak penting', tanpa memperhatikan seni Rudimental Drumming itu sendiri dan tanpa memperhatikan musikalitas yang mendalam seperti dalam Corps Style Music.

Tapi siapa sangka sih, di Indonesia ada orang yang berani mengusulkan dan mengangkat lagi drumbattle dengan konsep seperti itu? dan benar2 menjadi kompetisi resmi yang cukup bergengsi untuk unjuk kemampuan Drumline dari tiap2 team. Anak MBUI pasti kenal banget orang itu, iya, Nimon adalah orang yang mengusulkan adanya kompetisi Drumbattle di Indonesia. Kalo gak salah itu waktu DMC 2006, jaman2 masih DMC biasanya kalo gak Mas Eric yang jadi ketua dewan juri, ya Bang Marko. Diusulkanlah diadain mata lomba Drumbattle DMC, waktu itu Nimon yang menyusun peraturan, dan sistem kompetisinya. Beberapa kali diadakan mata lomba Drumbattle DMC, maka (lupa tahun berapa) diajaklah Mr. Kosin untuk menjadi Juri DMC, dan sejak itu dia berlangganan menjadi Juri DMC/IOMBC.

Dari sini, mata lomba Drumbattle mulai terdengar ke negara tetangga, seperti Malaysia dan Thailand, dan mereka pun mulai mempertandingkan mata lomba ini di kompetisinya masing2. Sejak saat itu, biasanya kompetisi yang cukup besar di Malaysia atau Thai secara rutin menyertakan mata lomba ini.

Beberapa Juri dari DCE, WAMSB atau DCI (?) pernah terlihat menjadi juri Drumbattle di TIMBC, MWBC atau KLWMBC. Tapi kayaknya baru di 2012, di TIMBC, banyak juri yang berasal dari DCI, dan salah satunya adalah John DeNovi. Si Om John ini, pada saat menjadi juri, saat itu dia juga menjabat sebagai (enatah apa tepatnya, tapi kurang lebih) direktur DCI untuk urusan marketing dan development. Dia yang bertugas memperlebar naungan DCI ke negara2 lain, selain untuk strategi marketing DCI tentunya. Dari drumbattle TIMBC, sepertinya dia sangat tertarik dengan konsep Drumbattle ini. Dan seperti yang kita tau, dia mulai melakukan kontak ke Indonesia (lewat MBUI) dan ke Thailand (lewat E-Sarn). Dan akhirnya jadilah di 2013 publik DCI mulai diknalkan ke konsep Drumline Battle ini.

Dari cerita Om John (dan yang terlihat di awal2 kemunculan page Drumline Battle di FB), sepertinya banyak orang di komunitas Drum Corps DCI sana yang pesimis, dan 'trauma' akan film Drumline. Banyak yang mencemooh, karena mungkin tidak rela untuk 'turun kasta' melakukan adegan battle seperti di film Drumline. Toh DCI tetap kekeuh sama rencana ini. Dan Acheson (ketua DCI saat ini) juga sepertinya mendukung penuh ide Om John. Gw akuin, Om John ini emang mumpuni banget strategi marketingnya. Dia bikin Virtual Battle, dia (dan DCI) juga undang E-Sarn untuk datang ke DCI sebagai bahan belajar komunitas disana sebenarnya apa sih isi dari pertandingan Drumline Battle ini?

Yang gw suka adalah, dia gak segan2 untuk bertanya. Dia banyak banget bertanya, minta saran dan masukan tentang Rules dan sistem pertandingan baik untuk Live maupun Virtual Battle. Yaaa...siapa gw coba? Gimana gak grogi waktu chat di FB diajak video call karena saat itu dia sedang rapat bersama Board Directors of DCI! Dan waktu itu gw lagi pake Smartfr*n, malu dong kalo lagi video call sama orang2 penting trus gw masuk komunitas anti cepat? Gw kagum sama mereka orang2 DCI itu, walopun gw gak terlibat secara langsung, tapi dari komunikasi gw sama Om John, gw bisa melihat kesungguhan mereka, keseriusan dan kerendah hatian mereka.

Dan akhirnya di DCI 2013, E-Sarn bisa datang ke Thailand. Terus terang, gw sendiri seneng banget dan kagum banget ngeliat E-Sarn. Gw amat sangat menerima di TIMBC dulu dikalahkan oleh E-Sarn di Battle. Mereka luar biasa. Dari usia, sebenernya mereka sama kayak anggota MBUI, kira2 segitu juga umurnya.

ini E-Sarn latihan paket mereka untuk DCI 2013, masih banyak banget kotor sana sini, tapi udah kelihatan solidnya :D
http://www.youtube.com/watch?v=44n7eAEpP-0

ini paket yang sama untuk DCI 2013, udah jauh lebih bersih. Kayaknya lagi penampilan dalam suatu acara lokal...kurang greget battlenya, mungkin karena gak ada lawannya
http://www.youtube.com/watch?v=A1Ig6VNm04E

ini E-Sarn di Indianapolis, gw suka banget ending lagu 3 mereka :D dan...gw suka banget topeng yang dipake center snarenya di ending...mistis2 cool gitu kesannya hahahaha
http://www.youtube.com/watch?v=v6jxMsjSMH4

ini Encore Performance E-Sarn setelah mereka jadi Juara DCI Drumline Battle (lagu 1). Suka Snare breaknya. Suka Bass breaknya. Suka banget selipan Latinnya di menit 1:47. Suka patternnya di menit 2:16 (dan sampe sekarang masih gak tau itu nilai notnya berapa -____-). Suka kostumnya. Dan suka ketika mereka ngasi salam khas Thai setelah selesai main :)
http://www.youtube.com/watch?v=YfqEQppBZLA

Satu yang paling kelihatan jelas dari perkembangan E-Sarn, mereka amat sangat menggarap visual mereka. Di paket DCI ini mereka terlihat lebih 'rapih' (di TI sering Freestyle), impact2 musiknya juga lebih dapet karena visual2 itu. Dan mereka masukin Cymbal Feature di lagu 2 mereka :D

Dari video2 Drumline Battle DCI 2013, kayanya gw liat komunitas disana mulai antusias sama konsep Drumline Battle, kayaknya mulai sedikit2 bisa lepas dari 'trauma' film Drumline. Seneng bisa ngeliat drumbattle yang dimainin BDB, Jersey Surf, Crossmen, Colts, Sacramento Mandarins.

Terakhir...kalo bermimpi dulu boleh ya? kali2 dalam beberapa tahun ke depan kita bisa liat di Utube video dengan judul :
'Madah Bahana drumline at DCI Drumline Battle Finals Indianapolis'

Mimpi yang indah... :)

04 April 2013

Babel


If you want to be understood...listen

Itu adalah tagline film berjudul Babel (2006). Sebenernya gw udah lama nonton film ini, kira-kira setahun abis film ini rilis, DVD bajakannya udah ada di sini. DVDnya ilang, lama gak nonton lagi, akhirnya memutuskan untuk download dan nonton lagi. Sekarang ketika nonton lagi, sensasinya bener-bener beda sama dulu. Gw menemukan bahwa film ini bener-bener bagus, bener-bener mengaduk-aduk emosi, yah at least menurut pendapat gw sih gitu.

Sebelumnya, sedikit highlight tentang film ini, dia dapat 7 nominasi Oscar (salah satunya Best Picture, dan 2 Supporting Actress!) dan memenangkan Best Original Score. Sedangkan film ini menjadi juara untuk Best Film-Drama untuk Golden Globe dan masuk nominasi Palm d'Or (best movie) Cannes Film Festival. Beberapa pemerannya yang terkenal antara lain Brad Pitt, Cate Blanchett, Gael Garcia Bernal. Favorit gw sendiri sebenernya jatuh di performa Rinko Kikuchi (pemeran Chieko), walopun gw juga gak terlalu ngerti sebenernya akting yang bagus itu seperti apa.

Babel sendiri awalnya berkisah tentang 3 cerita di beberapa tempat yang nampak terpisah satu sama lain. Settingnya ada di Maroko, USA-Meksiko, dan Jepang. Semuanya kemudian saling berhubungan karena 1 senapan dan 1 insiden penembakan. Ceritanya mungkin sederhana, tapi yang gw tangkep sendiri sebenernya bukan tentang insiden penembakan itu sendiri, tapi tentang komunikasi (miskomunikasi tepatnya) dan budaya. Gw gak terlalu mengerti istilah teknis dalam film, dan juga mungkin bukan hardcore-movie-maniac, jadi gak bisa komentar banyak tentang akting, screenplay, directing, dll, cukup ceritain apa kesan yg ditinggalkan film ini ketika menonton untuk kedua kalinya. 

***mungkin mengandung Spoiler***

Yang jelas, nonton film ini capek, karena film ini bikin gw beberapa kali ngerasa miris, mual, dan pengen muntah. Pengen muntah? bukan karena ada adegan berdarah-darah atau menjijikan atau apa...salah satu contohnya adegan si anak kecil Maroko bermasturbasi di batu2an di padang pasir karena melihat saudara perempuannya berganti baju. Ekspresi anak itu direkam dengan baik, sampe bikin mual. Dan adegan Chieko yang nekat membuang celana dalamnya di toilet dan kemudian dengan sengaja menunjukkan kemaluannya ke sekumpulan pemuda. 2 adegan itu dan ada adegan lain bener-bener bikin gw mual. Ada adegan lain yang bikin ngilu, ketika Susan harus mendapat jahitan di bahu kirinya, jahitan secara darurat tanpa dibius menggunakan jarum dan benang biasa. Ergh...

Beberapa hal yang menarik dari film ini adalah kita bisa merasakan dinamika yang berbeda, dinamika kehidupan yang ditampilkan di suatu negara benar2 bisa membuat kita merasa ada di negara itu. Gimana 'membosankannya' hidup ahmed dan yussef di padang pasir terpencil. Gimana kesepian dan penolakan yang dirasain Chieko, gadis Jepang yang cukup good-looking tapi selalu ditolak/diremehkan lingkungannya karena dia bisu-tuli. Gimana sedihnya Amelia ketika akhirnya harus berpisah sama anak-anak majikannya. Gimana 'budaya Amerika' yg terkenal superior tapi ketika di saat terdesak mereka amat sangat berhati dingin dan egois berbenturan dengan Anwar si Maroko yang baik hati, yang di adegan perpisahan pas di helikopter bikin gw berasa haru sendiri karena sikap si Anwar. Turis-turis Amerika yang curigaan dan parno ketika masuk perkampungan kumuh di Maroko karena ada berita turis yang disembelih di sebuah desa terpencil di Mesir. Dan turis-turis ini digambarkan sangat asing melihat kebudayaan Maroko dengan wanita berjilbabnya.

Konflik yang digambarkan juga bikin deg-degan bukan dengan adegan seru, tapi konflik batin dan 'eksploitasi' emosi. 3 adegan favorit gw adalah ketika Santiago hendak mengantar Amelia dan anak2 itu pulang ke San Diego, gimana polisi perbatasan penuh kecurigaan memeriksa surat-surat dan mobil mereka. Sederhana, bukan adegan 'spesial' seperti kejar2an mobil melawan arah, hanya adegan pemeriksaan oleh petugas yang mungkin pernah kita alami sendiri sensasinya. Tapi justru karena konflik yang dibangung dari kejadian 'biasa' itulah yang bikin kita bisa 'terikat' secara emosi dengan adegan tersebut. Kemudian ending cerita Richard, dimana dia menelepon ke rumah, dan menangis di telepon karena mendengar suara anaknya. Adegan ini mirip adegan Avner (Eric Bana) di film Munich, dan sejujurnya gw lebh suka penggarapan adegan di Munich daripada Babel. Kemudian adegan Chieko di diskotik, ketika scene berganti dari suasana 'real' diskotik yang penuh lampu dan berisik, ke suasana dari persepsi Chieko yang bisu-tuli.

Satu lagi, memang film ini pantas dapat penghargaan original score, karena semua musiknya terasa pas pada tempatnya. Jangan mengharap musik yang megah seperti Angels and Demons atau Lord of The Ring, karena musiknya cenderung sederhana, bahkan di beberapa scene yang intens, tidak ada musik sama sekali! Gw pribadi kadang cukup senang juga sama film yang kaya gini, karena gw merasa si pembuat film membiarkan penonton menentukan sendiri emosi yang ingin dirasakan, tanpa perlu 'didikte' oleh musik latar. Contoh yang paling bagus adalah film No Country For Old Men, sepanjang film bener2 gak ada musik sama sekali, bener2 suara film itu, tanpa musik latar...tapi justru kesan 'sepi' itu yang bikin film itu keren dan mencekam.

Lantas kenapa 'Babel' menjadi judul film ini? apa hubungannya dengan kisah menara Babel? di IMDB bisa ditemukan : 
The title refers to the story of the Tower of Babel in the Biblical Book of Genesis. In the story, the people of the world are all united and speak a common language. They begin to build a tower to reach the heavens and become godlike themselves. God, seeing this, decides to confuse the language of the people and destroy the tower. When the people could no longer understand each other they gave up work on the tower and spread out to different parts of the world. It also refers to the connections -or lack thereof- that come through the use of language. In each storyline the characters struggle with surviving and self-identification based on misunderstanding through a language barrier. This film ultimately looks at the fact that we are all intimately connected on a life-and-death level, yet the trivialities of language and misunderstandings break us apart.
Also, the word 'babel' means a confused noise created by a number of voices, which is essentially what the story of the movie is
Kalau anda penggemar drama (bukan yang menye-menye) silahkan dinikmati. I highly recommend this one!